Berburu Jajanan di Pasar Entho Parakan

Sunday, March 29, 2015


Selamat hari minggu, selamat beristirahat, niatnya hari ini mau seharian botik di rumah, tapi apa daya ada pesenan coklat yang harus di anter, jadilah harus ke Parakan pagi - pagi dengan raut muka yang masih ngantuk. Hihihi (Padahal udah hampir jam 10, masih aja dibilang pagi).

Karena udah nyampai Parakan, sekalian aja mampir pasar entho. Pasar entho ini terletak di belakang kawasan ruko pecinan Parakan, atau sekitar 200 meter setelah tugu Parakan. Dan siapa sangka di sebuah gang sempit ini ternyata begitu banyak jajanan yang langsung bikin kalap mata buat belanja. Hahaha





Suasana Pasar Entho

Sayangnya aku datengnya udah kesiangan, karena pasar ini termasuk pasar pagi alias pasar yang cuma buka di pagi hari aja, sekitar jam 4 pagi sampai jam 10 pagi, mungkin hampir mirip pasar pagi yang jualan kue subuh kalau di Pasar Senen, disini dijual beraneka macam jajanan dari yang berat seperti nasi jagung + urapan, sego gono, soto sampai beraneka cemilan seperti lanting, balok, prol tape, lemper, peyek, klepon, gorengan, usus crispy dan masih banyak lagi, semuanya terlihat sangat menggoda.

Selain makanan disini juga terdapat beberapa penjual sayur dan buah, mulai dari pisang, duku, rambutan, sampai kubis dan ikan pindangpun ada.                                
Tadi pagi sebelum berangkat udah sarapan, jadinya sama sekali ga pengen makanan berat, walopun sebenernya ada nasi jagung plus buntil yang menggoda, tapi sego gono buatan Ibu di rumah lebih enak. Hihihi, hari ini di rumah lagi ada acara panen padi, jadinya pagi - pagi ibu udah bikin sego buat dibawa ke sawah.          

Setelah sempet berkeliling akhirnya aku membeli dawet, air santen yang diberi gula jawa dan cendol, ibu yang jualan ramah, gerobagnya juga bersih, jadi ga risih mau beli. Hihihi, rasanya enak banget, manisnya pas dan masih anget, kalau yang suka dingin bisa ditambah es batu, jadinya seger.





Dawet
Selain dawet aku juga beli ketan lopis, tapi aku ga tau gimana bikinnya, mungkin dari tepung beras ketan ya, soalnya mirip ketan rasanya, agak berat, makannya di potong - potong, ditabur parutan kelapa kemudian disiram gula merah, jadi bisa di sesuaikan manisnya, sesuai selera. Untuk makanan yang satu ini sudah jarang, dan biasanya hanya dijual dipasar - pasar tradisonal.


Ketan Lopis

Untuk cemilannya aku beli balok, jajanan dari singkong yang berbentuk kubus, mungkin sedikit aneh ya setelah mendengar namanya, tapi memang seperti itulah namanya, balok dan ga bisa diganti menjadi kubus seperti bentuknya. Hihihi. Rasanya kriuk - kriuk renyah, tapi ada juga balok yang keras, ada yang campur juga dalam satu kemasan, tergantung produsen dan  merknya, jadi harus pinter - pinter milihnya.Untuk cemilannya aku beli balok, jajanan dari singkong yang berbentuk kubus, mungkin sedikit aneh ya setelah mendengar namanya, tapi memang seperti itulah namanya, balok dan ga bisa diganti menjadi kubus seperti bentuknya. Hihihi. Rasanya kriuk - kriuk renyah, tapi ada juga balok yang keras, ada yang campur juga dalam satu kemasan, tergantung produsen dan  merknya, jadi harus pinter - pinter milihnya.

Balok singkong yang berbentuk kubus

Walaupun hanya di gang kecil yang tidak permanen tapi jajanannya bersih, untuk snacknya kebanyakan sudah dibungkusin plastik satu - satu, kalau makanan yang dibungkus by order aku lihat ditutupin kok, kaya ketan lopis tadi, jadinya ga kotor, ga dihinggapin lalat dan yang pasti ga kontak langsung sama tangan customer yang milih - milih. So enjoy banget deh jajan disini, bikin ketagihan.

You Might Also Like

1 komentar

  1. entah kenapa kalau ngomongin tentang jajanan pasar pasti semuanya menarik sekali untuk di beli, dan biasanya memang enak-enak..

    ReplyDelete